Lirik Lagu Ayah - Rinto Harahap Lyrics

Ayah

Ayah - Rinto Harahap

Rinto Harahap lahir di Sibolga,Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, 10 Maret 1949 dan meninggal di Singapura, 9 Februari 2015 pada umur 65 tahun adalah seorang penyanyi, pencipta lagu, dan producer berkebangsaan Indonesia. Salah satu Lagu ciptaannya yaitu "Ayah" menjadi salah satu lagu yang masih sering didengar sampai saat ini. Berikut ini Lirik Lagu Ayah - Rinto Harahap. Semoga Lagu Ayah yang dibawakan oleh Rinto Harahap ini bisa menghibur anda.

Lirik Lagu Ayah

"Ayah"

Dimana, akan ku cari
Aku menangis seorang diri
Hatiku slalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyayi

Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata
Di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam
Mimpi..

Lihatlah, hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah, aku ingin bertemu
Untukmu, aku bernyanyi

Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata
Di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam
Mimpi..

Disclaimer :  Blog http://liriklagudesi.blogspot.com ini tidak menyediakan link Download Lagu Ayah - Rinto Harahap mp3. Blog  ini hanya menyediakan kumpulan lirik lagu saja. Semua materi lagu dan lirik merupakan hak cipta dari pemilik yang bersangkutan.

15 Responses to "Lirik Lagu Ayah - Rinto Harahap Lyrics"

reza soraya said...

°•°to0oto0o~Må®ko0toĩ(y)°•°

Anonymous said...

Mantabs

Anonymous said...

Semoga dipertemukan kembali di surgaMu yang kekal. Aamiin YRA.

Anonymous said...

doa anak mu ini akan selalu menjaga mu disana bapak... pergilah dengan tenang .. terima lah persembahan doa2 dari anak mu,,,, loph u bapak ku ..

lidya aprilianti said...

Missing my dada

Anonymous said...

Rindu Ayah :'(

Yul Yuliani said...

jadi kangenn ayah... :'(

Octaviannus Amen said...

Dear my late father, :)

Anonymous said...

Good

Bayu Anzar Fauzy said...

Rindu ayah

putry vionissa andreaz said...

kangen sama bapak di kampung :( dh bertahun2 lrja di negri orang

panji yanuar said...

Miss you daddy....

Faris Mfaf said...

sedih

Annisa raudatul janah said...

ayah udah didalam dikubur

Anonymous said...

jika rindu sudah tak terbendung, hanya bisa menangis... kangen bapa